Resume Kaderisasi Tentang Pergerakan Mahasiswa


                Pada hari Sabtu, 16 November 2019 kami mengikuti serangkaian acara kaderisasi HMIF. Pada sesi yang pertama ada materi yang dibawakan oleh bang Fahmi Hamdi Muhammad Iqbal dari Teknik Elektro angkatan 2016. Bang Fahmi membawakan materi tentang pergerakan mahasiswa. Pertama-tama dia memberikan pengertian dari mahasiswa itu sendiri. Menurut nya mahasiswa adalah siswa yang duduk di perguruan tinggi dan mempunyai peran dan fungsi. Fungsi nya diantara lain:
  •         Agent of Change.
  •         Social Control.
  •          Direct of Change.
  •          Iron Stock.
  •          Moral Force.

Kemudian, bang Fahmi menjelaskan kalau pergerakan merupakan aksi yang memiliki kepentingan, kepentingan dari mahasiswa sendiri adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi dan juga fungsi mahasiswa itu sendiri. Aksi / pergerakan mahasiswa tidak boleh lepas dari dua hal itu. Bang Fahmi juga menjelaskan tentang sejarah pergerakan mahasiswa yang pernah terjadi di Indonesia, antara lain:
·         1908: Pendirian Budi Utomo oleh para pemuda dan sekolah kedokteran Belanda (Stovia).
·         1924 – 1978: Pendirian Indonesia Student Club dan terbentuknya perhimpunan mahasiswa.
·         1928: Tercetusnya Sumpah Pemuda.
·         1972 – 1978: Gerakan golput, meletusnya peristiwa Malari. Arif Budiman mencetukan gerakan “Ganyang Korupsi”.
·         1977 – 1978: Tindakan represif yang melibatkan tentara dan merupakan tahun-tahun paling mencekam bagi mahasiswa karena apparat berjaga dimana-mana sambil membawa senjata laras panjang dan menculik mahasiswa yang terindikasi ikut aksi.
·         1997 – 1999: Peristiwa reformasi terbesar di Indonesia. MPR merombak sistem pemerintahan atas tuntutan dari mahasiswa, aksi Gejayan, tragedy Trisakti, peristiwa Cimanggis. Sumpah Mahasiswa pun di cetuskan pada tahun 1998. Stabilitas Ekonomi yang fluktuatif tercipta dan juga di lengserkannya Suharto dari kursi kepresidenan.
Sumpah mahasiswa yang dicetuskan pada tahun 1998 adalah:
1.       Kami mahasiswa Indonesia bersumpah bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan.
2.       Kami mahasiswa Indonesia bersumpah berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan.
3.       Kami mahasiswa Indonesia bersumpah berbahasa satu, Bahasa tanpa kebohongan.
Bang Fahmi pun mengatakan bahwa aksi tidak sama dengan demonstrasi, tapi demonstrasi pasti bagian dari sebuah aksi.
                Selanjutnya, bang Fahmi menjeslakan tentang manajemen aksi. Dia mengatakan bahwa manajemen aksi ada 3 yaitu manajemen informasi dan komunikasi, manajemen konflik, dan juga manajemen massa. Bang Fahmi pun menjelaskan tentang 3 analisis dalam mengikuti aksi yaitu analisis ISSUE, SWOT, dan juga POACE. Analisis ISSUE terdiri dari Identification, Specialization, Specification, Utilization, dan juga Evaluation. Analisis SWOT sendiri terdiri dari Strength, Weakness, Opportunity, dan juga Threats. Terakhir, analisi POACE terdiri dari Planning, Organizing, Action, Controlling, Evaluation. Analisis ISSUE dan POACE sama-sama memiliki Evaluation didalamnya, perbedaannya adalah analisis ISSUE dilakukan sebelum terjadinya aksi sedangkan analisis POACE dilakukan saat dan setelah suatu aksi dilakukan. Di terakhir materinya, bang Fahmi menjelaskan tentang perangkat pada saat aksi di lakukan. Perangkat aksi sendiri ada 7 yaitu Komandan Lapangan, Negotiator, Orator, Logistik, Humas, Agitator, Keamanan, Medis, dan juga Dokumenter. Komandan Lapangan bertugas untuk memimpin massa dan juga mengkordinir massa dilapangan. Negotiator bertugas untuk melakukan negosiasi dengan pihak yang bersangkutan. Orator bertugas untuk menyampaikan orasi. Logistik bertugas untuk menyiapkan keperluan-keperuan yang di butuhkan untuk aksi. Humas bertugas untuk perijinan dan juga membuat pemetaan. Agitator bertugas untuk membakar semangat massa dan juga membuat provokasi. Keamanan bertugas untuk menjaga massa agar tetap aman dan juga bisa menjadi intel untuk mengontrol massa agar tidak anarkis jika mereka tau ada tentara atau sejenisnya. Medis bertugas untuk membantu massa yang sakit atau terluka, biasanya dari PMI dan juga ormas. Dokumenter bertugas untuk mendokumentasikan acara, biasanya yang bertugas dari media massa dan juga pers.





Komentar

Postingan Populer